mbio.fsm.undip.ac.id. Baru-baru ini, tim dari Program Magister Biologi Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang menyelenggarakan pelatihan laboratorium bagi siswa Madrasah Aliyah (MA) NU Banat Kudus. Kegiatan bertajuk “Penguatan Keterampilan Laboratorium Siswa MA NU Banat Kudus melalui Pelatihan Analisis Metabolit Tumbuhan Berbasis Ketahanan Pangan dan Promosi Magister Biologi UNDIP” ini merupakan bagian dari komitmen Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan pelatihan diikuti secara antusias oleh puluhan siswa dan guru pendamping dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan praktikum siswa di bidang biologi, khususnya dalam menganalisis senyawa metabolit sekunder dari tumbuhan yang memiliki potensi untuk mendukung ketahanan pangan. Pelatihan ini juga menjadi media pengenalan tentang Program Magister Biologi UNDIP kepada para guru maupun siswa yang memiliki minat mendalam di bidang ilmu hayati.
Prof. Dr. dra. Erma Prihastanti, M.Si., selaku Ketua Pelaksana kegiatan sekaligus Ketua Prigram Studi Magister Biologi UNDIP, menyampaikan bahwa ilmu yang diajarkan merupakan aplikasi langsung dari bioteknologi sederhana. “Kami ingin menunjukkan bahwa ilmu biologi, khususnya analisis metabolit tumbuhan, bukan hanya teori. Ini adalah ilmu terapan yang sangat relevan dengan isu strategis seperti ketahanan pangan. Dengan mengenal potensi senyawa aktif dalam tumbuhan di sekitar kita, kita dapat mengidentifikasi sumber pangan fungsional atau bahan baku obat yang berkelanjutan,” jelasnya.
Dalam pelatihan ini, peserta diajak langsung untuk mengenal teknik analisis kualitatif terhadap senyawa metabolit sekunder, seperti flavonoid, alkaloid, dan tanin, dari berbagai sampel tumbuhan lokal. Para siswa terlihat aktif dan penuh rasa ingin tahu selama mengikuti setiap sesi pemaparan.
Kepala MA NU Banat Kudus, Shohibul Huda, M.Pd. menyambut baik kegiatan dari tim dosen UNDIP ini. “Kegiatan seperti ini sangat membuka wawasan dan mengasah kompetensi siswa kami. Mereka tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dari para ahli dan dosen dari perguruan tinggi ternama. Ini menjadi motivasi besar bagi mereka untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.
Selain sebagai bentuk pengabdian masyarakat, kegiatan ini juga merupakan upaya promosi akademik untuk Program Magister Biologi UNDIP. Diharapkan, dengan melihat langsung aplikasi ilmu biologi yang menarik dan bermanfaat, akan semakin banyak siswa berprestasi yang tertarik untuk mendalami ilmu biologi lebih lanjut di UNDIP.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun sinergi berkelanjutan antara UNDIP dan sekolah-sekolah di daerah, dalam upaya menumbuhkan minat riset dan sains di kalangan generasi muda untuk menjawab tantangan masa depan.

Tim Dosen Magister Biologi UNDIP memberikan pengarahan
